Anakku seperti Tom and Jerry

Mungkin karena jenis kelaminnya sama dan usianya yang hanya berbeda sedikit, 2,5 tahun, membuat mereka hampir tiap saat bertengkar. Seperti Tom and Jerry. Ada aja yang diperebutkan. Kalau tidak begitu, biasanya yang kecil ‘ngeleg’ (mengganggu) kakaknya. Kalau ngga adiknya yang akhirnya nangis, pasti kakaknya yang nangis. Kenapa mereka begitu?

Mungkin itu yang disebut sibling Rivalry, permusuhan dan kecemburuan antara saudara kandung yang menimbulkan ketegangan diantara mereka. Hal ini tak dapat disangkal bahwa perselisihan antar mereka akan selalu ada. Biasanya ini terjadi apabila masing-masing pihak berusaha untuk lebih unggul dari yang lain apalagi mereka berjenis kelamin sama dan jarak usia keduanya cukup dekat.

Apa penyebab terjadinya Sibling rivalry ?

1. Anak-anak sangat bergantung akan cinta dan kasih sayang orang tuanya.

Mereka merasa terancam apabila orang tua membaginya kepada orang lain. Hal ini sering terlihat saat ibu hamil, anak mulai menunjukan protesnya melalui perilaku yang ’sulit’.

2. Kecenderungan terhadap satu anak.

Hal ini dapat menimbulkan perasaan kesal dan cemburu bagi anak yang lain dan anak yang lain akan merasa tersisihkan.

3. Bila seorang anak menyadari kekurangannya dari saudaranya yang lain.

Apabila si anak berjenis kelamin sama dan jarak usia yang berdekatan, maka diam-diam anak akan mengembangkan rasa benci terhadap saudaranya tersebut. Biasanya ketika orang tua sering memuji kemampuan anak yang lain dihadapan anak yang memiliki kekurangan, tentu saja akan membuat anak yang ada kekurangan menjadi minder dan merasa kurang diterima ditengah-tengah keluarga.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sibling rivalry?

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi maupun intensitasnya.

1. Beri setiap anak perhatian dan cinta yang khusus dan istimewa.

Berikanlah perhatian yang khusus pada setiap anak, terutama bila anak tidak sepandai atau semenarik saudaranya, sehingga ia juga merasa dirinya istimewa.

2. Jangan membanding-bandingkan anak.

Hindarkan perkataan ”kamu kok bandel banget, lihat adikmu, sudah pintar, penurut lagi, tidak seperti kamu.. mama kehabisan akal menghadapi kamu..!” Ucapan ini tidak akan memotivasi anak namun justru perlahan-lahan menumbuhkan rasa cemburu dan kebencian terhadap saudaranya tersebut.

3. Jangan menjadikan anak sebagai pengasuh adiknya.

Jangan paksa anak yang lebih tua sebagai pengasuh adiknya. Karena anak akan merasa terbebani dan mempengaruhi anak menjadi lebih dewasa dari waktunya.

4. Kembangkan dan ajarkan anak bersikap empati dan memperhatikan saudaranya yang lain.

Bagaimanapun juga, persaingan antar saudara kandung (sibling rivalry) dalam keluarga tidak dapat dihindari. Namun, naluri keibuan, kasih sayang dan kepekaan kita sebagai orang tua akan sangat membantu meminimalkan perasaan cemburu dan permusuhan diantara mereka, sehingga akan timbul perasaan empati dan kesediaan sikap untuk berbagi dengan saudaranya yang lain.

Sumber : balitacerdas.com

1 Response so far »

  1. 1

    sri widodo said,

    terima kasih, saya setuju dengan pendapat tersebut, namun ada beberapa hal pula yang dapat meminimalisir sibling rivalry, di antaranya: (tambahan)
    a. perlakukan anak-anak secara wajar
    b. akui dan hargai setiap keberhasilan, sekecil apapun keberhasilan anak tersebut
    c. bimbing anak kepada permainan yang konstruktif, kreatif dan inovatif
    d. rangsang anak dengan permainan yang menyenangkan.

    terima kasih.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: