Mengatasi Emosi Anak Autis

Anak saya termasuk abk, autis ringan. Dia sudah sekolah kelas 2 SD di SD Inklusi. Masalah akademik, alhamdulillah bisa mengikuti. Namun, yang jadi masalah sampai sekarang adalah emosinya. Saya masih bingung, harus bagaimana menerapi emosi anak saya ini. Lalu, saya mulai search di internet tentang gimana mengatasi emosi anak autis. Dan dari situs “Puterakembara.org”, saya mendapatkan trik mengenai hal ini. Di bawah ini adalah kutipan dari situs puterakembara tersebut :

1. Pada saat anak marah, jangan beri komentar apapun. Pasang tampang “adiguna sutowo” (he..he..), maksudnya = lempeng aja. Tidak menunjukkan emosi apapun. Kayak kalo lagi main poker, atau main kartu dan ga’ boleh ada yang tahu kita pegang kartu apapun gitu..

2. Bila mungkin, sediakan ruangan yang ‘aman’ bagi anak untuk melampiaskan amarahnya. Di sekolah, kami ada ruangan di sebelah dapur (originally = gudang) yang terang, tidak ada perabotan apapun selain kursi beanbag (kursi dari kulit yang isinya busa). Di rumah sih, saya ga’ punya ruangan khusus, tapi saya pakai ruang tidur anak saya aja.

3. Bila anak didiamkan sekitar 5-10 menit makin meraung-raung, memukuli kepala, atau malahan berusaha menyerang, biasanya kami arahkan untuk “pergi ke ruang tenang”. Kalau di textbook namanya ‘safe area’ atau ‘safe room’. Atau kalau di rumah, saya perintahkan anak saya begini “Ikhsan mau marah? Pergi ke kamar. Kalau sudah selesai marah, baru boleh keluar”.

4. Nha, marah-marah lah mereka disitu sendirian. Bener-bener sendirian dan ga’ ada bujukan / amarah / rayuan/ atau whatever lah. Pokoknya ga’ dapat kepuasan sama sekali.

5. Kalau sudah reda, baru kita datangi dan kami tanya “sudah marahnya? Ayo keluar”. Dan di luar ruangan baru kita tanya ‘ada apa’, ‘marah sama siapa’ dsb. Gaya kita bertanya benar-benar lemah lembut seolah “badai katrina” yang tadi itu tidak pernah terjadi. Susah sekali lho.soalnya kita ‘kan manusia biasa yang bisa anytime terbawa emosi…

Saya akan mencoba car di atas, mudah-mudahan berhasil.

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    Sama bu, anak saya jg bermasalah dengan emosi. ternyata dari makanan yg manis2, terigu, dst (pasti ibu sdh hafal). kalau makanan itu dilanggar, pasti matanya beringas dan marah2 tanpa sebab.
    Sekarang sedang mengikuti terapi tusuk jarum khusus untuk anak ABK di MTC- Apotik Medika Mulya, lokasi Bandung ya..

  2. 3

    Nurfia said,

    Thx pengalamannya…

  3. 4

    trimo said,

    Terimakasih tips cara mengatasi anak autisme marah anak saya umur 14 persis seperti tips tsb


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: